Efek Paru Paru Basah

Efek paru paru basah jika tidak diobati dengan segera adalah bisa mengancam jiwa penderitanya karena bisa menyebabkan kematian utamanya jika yang menderitanya anak-anak. Selain itu ada beberapa komplikasi lain yang bisa terjadi jika penyakit paru paru basah tidak diobati dengan serius.

Efek Paru Paru Basah

7 Efek Paru Paru Basah Yang Tidak Segera Diobati

Paru paru basah atau yang dalam istilah medis disebut dengan pneumonia merupakan salah satu jenis penyakit infeksi paru paru yakni kondisi dimana meranganya kantong-kantong udara di salah satu atau kedua paru paru akibat bakteri atau virus.

Akibat peradangan tersebut kantong yang seharusnya diisi oleh udara akan terisi oleh cairan sehingga membengkak serta menyebabkan paru paru terisi dengan cairan atau lendir.

Kondisi paru paru basah ini bisa dialami oleh siapa saja, dan jika terjadi pada anak-anak akan sangat berbahaya hingga menyebabkan kematian. Bahkan data yang dirilis oleh badan kesehatan dunia ( WHO ) menyebutkan bahwa pnemonia menjadi penyebab 16% kematian balita didunia.

Diindonesia data yang dikeluarkan CNN menyebutkan bahwa 2-3 balita meninggal dunia setiap jamnya akibat pneumia ( paru paru basah ). Hal ini sebagai indikasi bahwa pneumonia memang penyakit mematikan bagi anak-anak.

Indikasi atau gejala seseorang terkena penyakit paru paru basah ini adalah sebagai berikut :

  • Batuk terus-terusan, dengan disertai dahak
  • Demam
  • Berkeringat
  • Menggigil
  • Susah bernapas
  • Dada sakit
  • Nafsu makan menurun
  • Detak jantung terasa cepat

Keluhan atau gejala diatas merupakan kondisi yang paling sering dialami oleh penderita paru paru basah dan umumnya berlangsung selama 1-2 hari. Namun gejala yang berbeda bisa terjadi jika yang terkena penyakit paru paru basah ini balita. Berikut ini adalah gejala paru paru basah jika menyerang balita, yakni :

  • Anak di bawah usia 5 tahun, bisa mengalami nafas yang cepat dan tidak teratur.
  • Bayi akan menunjukkan gejala muntah-muntah, lemas, tidak berenergi, dan sulit makan serta minum

Sebab utama dari munculnya penyakit paru paru basah ini adalah bakteri, jamur dan virus dengan begitu maka ada kemungkinan penyakit paru paru basah bisa menular, penularannya terjadi ketika seseorang yang terkena kondisi ini bersin atau batuk.

Seseorang berpeluang besar terkena penyakit paru paru basah jika memiliki beberapa faktor resiko. Beberapa faktor resiko yang bisa meningkatkan resiko terkena penyakit paru paru basah adalah :

  • Bayi berusia 0-2 tahun
  • Usia diatas 65 tahun
  • Pernah memiliki riwayat penyakit stroke
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh lemah
  • Sering merokok
  • Mempunyai riwayat penyakit kronis tertentu, seperti asma, diabetes, gagal jantung, cystic fibrosis, HIV dan AIDS.
  • Sedang menjalani pengobatan kanker

Nah, bagi anda yang memiliki resiko tinggi terkena penyakit paru paru basah dan dirasa mulai merasakan beberapa gejala paru paru basah yang sudah kami paparkan diatas maka sebaiknya anda segera memeriksakan diri kepada dokter atau pusat kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan dan pengobatan yang cepat dan tepat.

Dengan begitu maka anda bisa terhindar dari bahaya paru paru basah yang mana bisa sangat mematikan.

7 Efek Paru Paru Basah

Berikut ini adalah efek paru paru basah akibat komplikasi ketika tidak mendapatkan penanganan dan pengobatan yang serius, yakni :

1.) Septikemia ( Keracunan Darah )

Efek paru paru basah pertama yang paling berbahaya dan mesti diwaspadai adalah keracunan darah yang mana hal ini terjadi ketika bakteri penyebab infeksi paru paru sudah mulai menyebar dan masuk kealiran darah.

Indikasi atau gejala yang bisanya muncul ketika penderita paru paru basah mengalami keracunan darah adalah sebagai berikut :

  • Demam tinggi diatas 38 derajat celsius
  • Nafas lebih cepat
  • Detak jantung lebih cepat
  • Sakit kepala
  • Aliran kencing berkurang
  • Mudah linglung
  • Kulit pucat
  • Keringat dingin
  • Kehilangan kesadaran

2.) Efusi Pleura

Selanjutnya paru paru basah yang sudah parah bisa menyebabkan efusi plura yakni kondisi dimana menumpuknya cairan diantara kedua lapisan pleura di paru paru yakni membran pemisah antara dinding dada bagian dalam dengan paru-paru.

Gejala yang muncul jika cairan sudah menumpuk di paru paru adalah berupa : seksa nafas, demam, batuk hingga nyeri dibagian dada pada saat batuk atau menghela nafas.

3.) Abses Paru Paru

Ketika penyakit paru paru basah tak tertangani dengan sempurna maka bisa menimbulkan efek berbahaya, diantara efek paru paru basah yang bisa terjadi adalah abses paru paru.

Abses paru paru sendiri merupakan pembengkakan berisi nanah ada paru paru, yang lama kelamaan bisa merusak jaringan organ paru paru sehingga fungsi dari organ paru paru bisa berkurang.

Indikasi atau gejala yang muncul ketika seseorang mengalami abses paru paru ini adalah berupa :

  • Bau air liur tak sedap atau tak enak.
  • Batuk-batuk
  • Berkeringat berlebihan.
  • Menggigil
  • Demam tinggi.
  • Tubuh lemah.
  • Tubuh cepat lelah.
  • Nafsu makan hilang.
  • Penurunan bobot tubuh.
  • Air liur berdarah.
  • Sakit atau nyeri di bagian dada.
  • Sesak nafas
  • Mengi
  • Detak jantung yang lebih cepat dari biasanya dan terjadi tanpa alasan.

4.) Infeksi Darah

Infeksi darah merupakan kondisi yang tidak boleh dianggap enteng karena sangat berbahaya, dimana infeksi ini bisa berpengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh sehingga perlu mendapatkan penangana yang serius.

5.) TBC

Selanjutnya efek paru paru basah yang bisa terjadi adalah bisa berkembang menjadi TBC yang ditandai dengan munculnya batuk berdahak lebih dari 3 minggu dan terkadang batu disertai darah.

6.) Kanker Paru Paru

Yang lebih berbahaya paru paru basah juga bisa berkembang menjadi tumor ganas ( kanker ), utamanya jika yang menderita paru paru basah sering merokok dan sudah berusia lanjut.

7). Bronkitis

Paru paru basah juga dapat menyebar kebagian paru lainnya salah satu bagian bronkus yakni bagian saluran utama pada sistem pernapasan kita, indikasi atau gejala seseorang terkena bronkitis adalah :

  • Demam ringan.
  • Tubuh cepat lelah.
  • Dada sakit dan tidak nyaman.
  • Sakit tenggorokan.
  • Batuk berlendir dengan warna lendir hijau atau kuning yang keabuan.
  • Hidung berair atau justru tersumbat.

Ituah beberapa efek paru paru basah yang bisa terjadi ketika penyakit paru paru basah tidak diatasi dengan cepat dan serius utamanya jika menyerang balita dan lansia, maka dari itu jangan pernah abaikan gejala penyakit paru paru segera atasi dan obati dengan serius jika anda mengalaminya.

Penyebab Paru Paru Basah

Mengenal gejala dan penyebab paru paru basah adalah langkah utama yang mesti dilakukan untuk terhindari dari salah satu jenis penyakit paru paru ini dengan begitu maka hal buruk akibat bahaya penyakit paru paru basah bisa dihindari.

Penyebab Paru Paru Basah

Dalah istilah medis paru paru basah disebut dengan pneumonia yakni infeksi pada kantung udara di salah satu atau kedua paru paru yang mengakibatkan kantong-kantong kecil yang semestinya berisi udara dipenuhi cairan dan mengalami pembengkakan.

Paru paru basah penyakit yang bisa tergolong ringan atau serius karena bisa mengancam nyawa penderitanya utamanya jika yang terkena penyakit paru paru basah adalah bayi dan anak-anak.

Hal tersebut berdasarkan data yang dirilis oleh penggerak kesehatan dunia ( WHO ) yang menyebutkan bahwa penyakit paru paru basah memicu 15% dari seluruh kematian anak-anak dibawah usia 5 tahun, bahkan WHO mencatat di 2015 ada sekitar 900.000 anak meninggal akibat penyakit paru paru basah.

Hal tersebut menunjukan bahwa penyakit paru paru basah adalah ancaman serius bagi seluruh anak-anak.

Namun, selain anak-anak penyakit paru paru juga bisa dialami oleh para lansia yang berusia diatas 65 tahun, perokok berat, memiliki sistem kekebalan tubuh lemah seperti penderita HIV dan pasien yang sedang menjalani kemoterapi, pasien rumah sakit yang menggunakan ventilator dan pengidap penyakit kronis seperi asma dan PPOK ( penyakit paru obstruktif kronis ).

Penyebab Paru Paru Basah Dan Gejala Yang Muncul

Penyebab paru paru basah bisa karena bakteri, virus, jamur hingga terhisapnya benda asing seperti makanan atau minuman, muntah dan ludah ( aspirasi ).

Namun secara umum paru paru basah disebabkan oleh bakteri bernama Streptococcus pneumoniae yang mana bakteri ini biasa terdapat dinasofaring kita. Akan tetapi adanya kalanya bakteri ini menjadi patogen dan menyebar ke lokasi lain dan menyebabkan penyakit seperti penyakit paru paru basah dan meningitis. Hal ini biasanya rentan terjadi pada anak-anak dan lansia.

Penyebab Paru Paru Basah

Selain Streptococcus pneumoniae bakteri penginfeksi lain yang bisa menjadi sebab timbulnya penyakit paru paru basah adalah Legionella pneumophila dan Chlamydophila pneumonia.

Penyebab paru paru basah tidak hanya karena bakteri, virus, jamur dan aspirasi, namun bisa juga disebabkan oleh adanya beberapa faktor, seperti :

1. Sistem Kekebalan Tubuh Lemah

Seseorang yang memiliki sistem kekebalan atau daya tahan tubuh lemah beresiko tinggi terkena penyakit paru paru basah karena pada saat mikroorganisme seperti bakteri, virus dan jamur masuk ke dalam paru paru akan mudah menginfeksi bagian paru paru karena tubuh tidak mampu memusnahkan mikroorganisme yang masuk.

2. Kebiasaan Buruk Merokok

Bagi anda perokok berat anda sangat beresiko terkena penyakit paru paru basah. Selain akibat dari zat berbahaya dalam tembakau rokok juga bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh melemah yang mana kondisi tersebut bisa menyebabkan mikroorganisme dapat dengan mudah masuk dan menginfeksi organ dalam tubuh.

3. Menderita Penyakit HIV

Seseorang yang mengidap penyakit HIV akan rentang terkena penyakit infeksi paru paru, hal tersebut karena penyakit tersebut bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh secara drastis sehingga penderita akan mudah sakit dan rentan mengalami berbagai infeksi.

Salah satu penyebab paru paru basah pada penderita HIV adalah karena danya jamur Pneumocystis carinii dimana jamur ini dapat menyebabkan perkembangan paru paru basah menjadi lebih agresif dan berkembang sangat cepat.

4. Tempat Tinggal Kumuh Dan Kotor

Jika anda bertempat tinggal di lingkungan yang kotor maka anda dan keluarga beresiko terkena penyakit infeksi paru paru karena lingkungan tersebut bisa menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme berbahaya.

5. Penularan

Walapun kasus ini jarang terjadi, penyakit paru paru juga bisa menular seperti halnya influenza ( flu ). Hal tersebut karena virus yang menyebabkan paru paru basah dapat menyebabkan flu namun jika virus tersebut sudah mencapai tenggorokan, saluran pernapasan atas dan sinus bisa turun ke paru paru sehingga menyebabkan penyakit infeksi paru paru.

Gejala Penyakit Paru Paru Basah

Ciri atau gejala paru paru basah bisa bervariasi mulai dari yang ringan sampai berat, hal tersebut tergantung kepada seberapa besar alveolus terisi cairan atau nanah.

Penyakit paru paru basah bisa berdampak serius jika yang mengalaminya anak-anak dan seseorang yang memiliki penyakit paru paru sudah lama atau kronis.

Berikut ini adalah beberapa gambaran gejala penyakit paru paru yang biasanya dialami oleh penderita paru paru basah, yakni :

  • Nyeri dada yang bertambah parah ketika batuk
  • Batuk kering atau disertai dahak dan mengi
  • Napas cepat dan kesulitan bernapas (asma)
  • Demam, menggigil, dan sering berkeringat
  • Nyeri otot
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Jantung berdebar

Segera temui dokter jika sejumlah keluhan tersebut mulai anda rasakan atau temukan pada orang terdekat anda guna mendapatkan penanganan dan pengobatan yang cepat dan tepat utamanya jika gejala diikuti dengan kondisi lain seperti : warna kulit membiru, kerap merasa linglung, batuk berdarah, serta demam tinggi di atas 39 derajat celcius.

Pencegahan Penyakit Paru Paru Basah

Menerapkan pola hidup sehat adalah kunci utama untuk bisa terbebar dari penyakit paru paru basah seperti : tidak merokok dan kurangi konsumsi minuman beralkohol.

Tidak hanya sebatas itu, ada beberapa hal lain yang mesti dilakukan guna mencegah timbulnya penyakit paru paru basah, yaitu :

  1. Menjaga kebersihan demi menangkal penyebaran kuman. Mencuci tangan secara rutin demi menghindari penularan kuman dari orang yang satu ke lainnya atau ke benda yang disentuh.
  2. Buanglah tisu atau alat pembersih lain yang memungkinkan kuman-kuman dapat tumbuh serta menyerang mulut dan hidung manusia
  3. Menutup mulut dan hidung dengan sapu tangan ketika bersin.

Demikianlah informasi singkat tentang penyebab paru paru basah dan pencegahan yang bisa anda lakukan agar terhindari dari penyakit paru paru basaha yang bisa mengancam jiwa jika tidak diatasi dengan serius. Semoga apa yang telah kami sampaikan bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda.

Jangan lupa bagikan jika anda rasa artikel sederhana ini bermanfaat dan terima kasih banyak kami ucapkan atas kunjungan anda dihalaman kami, silahkan tinggalkan komentar dikolom yang telah kami sediakan jika anda ingin berkonsultasi atau memberikan saran dan masukan bagi kami.